MBC INDONESIA
Bojonegoro, Selasa (24/2/2026) – Bulan Ramadhan tahun ini membawa berkah tersendiri bagi siswa di Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Ramadhan diberikan dua kali dalam seminggu, pada hari Senin dan Kamis, dengan paket makanan kering yang diserahkan saat siswa pulang sekolah.
Dokumen foto yang merekam salah satu penyaluran menunjukkan, setiap siswa penerima mendapatkan paket beragam jenis makanan. Adapun menu yang disiapkan meliputi:
1 potong tempe, 1 potong tahu, 1 potong daging ayam, 1 butir telur, susu kotak, jeruk dengan kulit hijau, beberapa biji kurma, roti pasar, kue tradisional berbahan singkong, serta satu plastik keripik kering.
Pihak terkait menjelaskan bahwa menu MBG Ramadhan dapat berbeda antar titik penyaluran di setiap kecamatan di Bojonegoro, disesuaikan dengan ketersediaan bahan dan kondisi lokal masing-masing wilayah.
Hadis Nabi Tentang Memberikan Makanan di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah, terutama ketika berbagi makanan kepada yang membutuhkan.
serupa diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Barangsiapa yang memberi makan kepada orang yang berpuasa pada saat berbuka, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Hadis ini menegaskan bahwa memberikan makanan kepada yang sedang berpuasa tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga membawa keberkahan besar sebagai pemberinya.
Harapan Orangtua: Menu Amanah dan Bernilai Gizi
Salah seorang orang tua siswa (yang tidak ingin disebutkan namanya) saat diwawancarai tim MBC Indonesia mengungkapkan harapannya. “Meski porsinya sedikit, kami berharap penyedia dapur MBG benar-benar amanah dalam memilih menu yang bernilai gizi,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian besar anak penerima sedang berpuasa, sehingga sangat mengerikan jika menu kurang disukai dan akhirnya tidak dimakan hingga menyebabkan pemborosan.
Suara masyarakat juga menyampaikan harapan agar yayasan dan mitra (SPPG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang menjadi penyedia dapur menjalankan ikatan dengan penuh tanggung jawab.
MBG hadir untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak bangsa Indonesia, bukan sebagai ajang bisnis yang mengejar keuntungan kuliner.
Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan MBG?
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 dan informasi sumber resmi, berikut adalah kriteria penerima MBG secara umum beserta tahapan pendaftarannya:
Kriteria penerima
– Peserta Didik: Anak yang menempuh pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK/MA, termasuk siswa sekolah luar biasa (SLB) dan pondok pesantren.
– Kelompok Khusus: Balita (usia di bawah 5 tahun), ibu hamil, dan ibu menyusui.
Tahapan Pendaftaran
1. Cek Kategori: Pastikan termasuk salah satu kelompok target di atas.
2. Dokumen Siapkan: KTP orang tua/wali, Kartu Keluarga (KK), serta dokumen pendukung seperti akta kelahiran (untuk anak/balita) atau surat keterangan hamil (untuk ibu hamil).
3. Daftar ke RT/RW: Ajukan pendaftaran melalui pengurus RT/RW setempat yang akan melaporkan data ke kecamatan.
4. Verifikasi Data: Badan Gizi Nasional (BGN) atau pihak terkait melakukan verifikasi kelayakan sebelum ditetapkan sebagai penerima manfaat.
5. Ikuti Jadwal Distribusi: diterima, pantau jadwal dan lokasi pembagian yang diumumkan melalui RT/RW atau sekolah.
Bagaimana dengan menu MBG Ramadhan di wilayah sekitar Anda? Silakan berikan komentar, kritik, dan saran untuk perbaikan program di depannya.
(Ags)










