Jalan Aspal “Tiban” Muncul di Desa Jawik Tanpa Diketahui Asal-Usulnya

Berita, Daerah86 Views

MBC INDONESIA

Bojonegoro, Jawa Timur – Rabu, (11/9/2026) – Sebuah proyek jalan aspal baru muncul di Desa Jawik yang hingga kini belum diketahui pemiliknya. Perbincangan Warga menyebutnya sebagai “Jalan Aspal Tiban”, mengacu pada istilah Jawa yang berarti sesuatu yang muncul mendadak tanpa asal-usul jelas.

banner 336x280
Space Iklan

Ketua Satgas Progib Jatim, Agus MO, bersama awak media dan tokoh masyarakat, telah meninjau lokasi proyek tersebut. Ia menyatakan heran dengan kemunculan jalan yang kondisinya sebagian mudah mengelupas. “Ini seperti jatuh dari langit, aspalnya bisa diambil seperti jenang. Tidak tahu apakah ini proyek kabupaten, provinsi, atau lainnya,” ujarnya sambil menunjukkan bagian aspal yang mengelupas.

Tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa Pemerintah Desa (Pemdes) Jawik tidak mengetahui secara pasti asal-usul proyek ini dan menyatakan bahwa bukan proyek desa. Hal serupa juga disampaikan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) dan Kepala Dusun (Kasun) wilayah tersebut, yang hanya melihat aktivitas pengerjaan tanpa koordinasi administrasi yang jelas.

“Saya tahu ada orang dari PU Bojonegoro yang pernah datang ke lokasi, tetapi tidak tahu apakah proyeknya dari provinsi atau kabupaten,” ujar salah satu Kasun pada 9 Maret lalu, saat ditanya mengenai sumber pendanaan.

Agus MO menambahkan bahwa tidak adanya papan informasi proyek di lokasi semakin membuat keadaan membinggungkan. Menurut aturan, setiap proyek yang dibiayai negara wajib memasang papan informasi sebagai bentuk transparansi publik. Kondisi ini menjadi keprihatinan terkait minimnya transparansi dan pengawasan.

Sampai saat ini, belum jelas apakah proyek tersebut berasal dari APBD Kabupaten Bojonegoro atau Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Timur.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Bojonegoro terkait keterlibatan personel mereka. Masyarakat berharap adanya transparansi agar uang rakyat tidak terbuang pada proyek berkualitas buruk.

(Redaksi)​

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *