MBC INDONESIA
Bondowoso, Jawa Timur – Jumat (20/3/2026) – Suasana perekonomian jelang Hari Raya Idul Fitri 2026 di Bondowoso terasa sepi dan lesu. Banyak pedagang yang tidak meraih omzet seperti tahun-tahun sebelumnya, bahkan sebagian terpaksa membatalkan rencana mudik.
Nur Salim, seorang pedagang kaca mata dan jam tangan asal Sumenep Madura, mengaku sudah tiga tahun tidak pulang kampung menjelang Lebaran akibat kondisi penjualan yang kurang menguntungkan.
“Biasanya dua hari sebelum Lebaran saya sudah berangkat ke Sumenep, tapi sejak orang tua saya wafat, saya memilih pulang setelah Lebaran.
Apalagi tahun ini penjualan sangat sepi, dampaknya juga dari bisnis daring,” ucapnya dengan wajah murung menjelang H-1 Idulfitri.
Nur yang sudah puluhan tahun meneruskan usaha orang tuanya di Bondowoso mengaku mengharapkan omzet yang lebih besar di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran. Namun harapan itu tidak terwujud hingga menjelang hari raya.
Kondisi serupa juga terlihat di sekitar Pasar Induk Kota Bondowoso, baik di dalam toko maupun pedagang trotoar.
Banyak yang mengaku situasi penjualan hanya biasa-biasa saja, jauh dari ekspektasi mereka yang berharap meraup laba besar. Meskipun demikian, mereka menyadari bahwa kondisi saat ini adalah bagian dari rezeki yang telah ditentukan.
(Iqbal | MBC Indonesia)






