Anggaran Rp175,3 Miliar Digelontorkan untuk 8 Proyek Strategis Bojonegoro 2026, Kasatgas Pro Garda Indonesia Bersatu Siap Dukung dan Awasi

Berita, Daerah42 Views

MBC INDONESIA

Bojonegoro, Jawa Timur — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengalokasikan anggaran sebesar Rp175,3 miliar untuk delapan Proyek Strategis Daerah (PSD) tahun 2026, dengan fokus pada penguatan infrastruktur perdagangan, revitalisasi ruang publik, dan peningkatan aksesibilitas wilayah. Kebijakan ini telah tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 188/101/KEP/412.013/2026 yang ditetapkan pada 12 Maret 2026.

banner 336x280
Space Iklan

Dari total anggaran yang digelontorkan, proyek pembangunan Pasar Kota Bojonegoro menjadi yang paling besar dengan alokasi Rp80,036 miliar atau hampir setengah dari keseluruhan anggaran. Besarnya porsi ini telah memunculkan pertanyaan publik terkait urgensi dan efektivitas proyek dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di tengah kebutuhan infrastruktur dasar di beberapa wilayah yang masih memerlukan perhatian serius.

Selanjutnya, penataan Alun-Alun Bojonegoro dianggarkan Rp28 miliar. Di sektor infrastruktur jalan, dialokasikan Rp21,258 miliar untuk pelebaran Jalan Purwosari–Glagah dan Rp15,957 miliar untuk rekonstruksi Jalan Ngambon–Bobol. Penggantian Jembatan Mojorejo–Tapelan (Ruas No. 141) di Kecamatan Ngraho mendapatkan anggaran Rp15,110 miliar.

Tak ketinggalan, proyek rehabilitasi Masjid Jami’ Darussalam senilai Rp7,852 miliar serta pembangunan pelindung tebing sungai di Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan (Rp4,059 miliar) dan Desa Ngaglik Kecamatan Kasiman (Rp3,1 miliar) turut masuk dalam daftar proyek strategis.

Sejumlah pengamat menilai bahwa dominasi anggaran pada proyek tertentu perlu dikaji secara mendalam agar tidak menimbulkan ketimpangan prioritas pembangunan. Selain itu, proyek dengan nilai besar dan kompleksitas tinggi berpotensi menghadapi risiko keterlambatan, pembengkakan biaya, hingga persoalan kualitas pekerjaan.

Pemkab Bojonegoro menyatakan bahwa seluruh proyek telah melalui proses perencanaan yang sesuai dengan dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD, RKPD, dan APBD, serta akan diawasi oleh aparat pengawas internal pemerintah (APIP), UKPBJ, dan KPK.

Menanggapi hal ini, Kasatgas Pro Garda Indonesia Bersatu Progib DPW Jawa Timur Agus.MO menyampaikan kesiapannya untuk ikut serta mendukung dan melakukan pengawasan guna memastikan kesuksesan rencana pembangunan di Kabupaten Bojonegoro tahun 2026. “Kita siap berperan sebagai mitra pemerintah dalam memastikan bahwa setiap rupiah anggaran rakyat benar-benar bermanfaat dan pelaksanaan proyek berjalan transparan serta sesuai standar,” ujar Agus.MO.

Transparansi pelaksanaan dan keterbukaan informasi kepada publik dinilai menjadi faktor krusial dalam memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran. Partisipasi masyarakat dan pengawasan independen diharapkan dapat menjadi penyeimbang agar proyek-proyek strategis ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar serapan anggaran semata.

Dengan besarnya nilai investasi yang digelontorkan, publik kini menanti realisasi di lapangan: apakah proyek-proyek tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat, atau justru memunculkan persoalan baru di kemudian hari.

(Ags/A.ridho)

 

Baca sumber resmi link berikut :

https://bojonegorokab.go.id/berita/9462/pemkab-bojonegoro-siapkan-8-proyek-strategis-tahun-2026-total-anggaran-capai-rp-1753-miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *