BREAKING NEWS: KRL TABRAK KA ARGO BROMO ANGGREK DI BEKASI TIMUR, 3 ORANG TEWAS  

MBC INDONESIA

Bekasi, 27 April 2026 – Suasana mencekam melanda kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/4/2026) malam sekitar pukul 20.52 WIB. Sebuah kecelakaan hebat terjadi antara Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dengan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek yang berjalan di jalur yang sama.

banner 336x280
Space Iklan

Insiden ini terjadi di titik KM 28+920, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur. KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi diketahui menabrak bagian belakang KRL Commuter Line tujuan Cikarang yang tengah berhenti di jalur 1.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa bermula dari insiden sebelumnya di perlintasan sebidang dekat Bulak Kapal, di mana sebuah taksi tertabrak oleh KRL lain dari arah berlawanan. Akibat kejadian tersebut, KRL tujuan Cikarang terpaksa berhenti mendadak di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur.

Dalam kondisi tersebut, KA Argo Bromo Anggrek yang melintas di jalur yang sama diduga belum mendapatkan sinyal berhenti, sehingga menabrak bagian belakang KRL yang sudah berhenti tersebut. Benturan keras menyebabkan lokomotif kereta jarak jauh menembus hingga ke gerbong paling belakang KRL, menyebabkan kerusakan parah pada bagian tersebut.

Hingga update pukul 00.00 WIB dini hari, pihak berwenang melaporkan terdapat 3 orang meninggal dunia dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis. Sejumlah penumpang juga sempat terjebak di dalam gerbong yang terdampak dan segera dievakuasi oleh tim gabungan.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, PT KAI, KAI Commuter, kepolisian, TNI, Damkar, dan tim medis telah diterjunkan ke lokasi sejak awal kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan penanganan lokasi kejadian.

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses investigasi mendalam oleh pihak berwenang. Namun dugaan awal berkaitan dengan gangguan sinyal dan insiden sebelumnya yang melibatkan taksi di perlintasan sebidang.

Insiden ini menyebabkan gangguan total pada perjalanan kereta api di jalur Bekasi–Cikarang dan sekitarnya. Sejumlah kereta lain, termasuk KA Purwojaya, terpaksa tertahan dan mengalami keterlambatan yang cukup signifikan. PT KAI juga telah mengumumkan penyesuaian jadwal dan pengalihan rute sementara untuk meminimalkan dampak gangguan.

Pihak manajemen PT KAI menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini dan berkomitmen akan memberikan pendampingan serta bantuan yang diperlukan bagi korban dan keluarga yang terdampak.

(Jko | MBC Indonesia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *